Adsense

Showing posts with label UN SMA SMK Info Berita Teraru. Show all posts
Showing posts with label UN SMA SMK Info Berita Teraru. Show all posts

Wednesday, January 29, 2014

Pengawasan Ujian Nasional 2014 Libatkan 3.200 Dosen

Pelaksanaan Ujian Nasional 2014 akan melibatkan banyak instansi. Selain Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP), sebanyak 12 perguruan tinggi negeri dan 108 perguruan tinggi swasta akan dilibatkan. Sebagai pengawas, setidaknya 3.200 dosen akan dilibatkan.

Demikian gambaran persiapan Ujian Nasional 2014 yang mengemuka dalam pertemuan antara Komisi X DPR RI dengan Dinas Pendidikan Jawa Tengah dan perguruan tinggi, Rabu (29/1) di Rektorat Kampus Unnes Sekaran. UN untuk tingkat SMA/sederajat akan dilaksanakan pada Senin-Rabu, (14-16/4).  UN 2014 akan diikuti oleh 160.292 siswa SMA/MA/SMALB, 176.939 siswa SMK, dan 1.414 siswa SMK.


Selain terlibat sebagai pengawas, Universitas Negeri Semarang (Unnes) juga akan menjadi pemindai Lembar Jawab Ujian Nasional (LJUN) dan melakukan monitoring dan evaluasi.

“Sumber daya telah kami siapkan, antara lain 285 petugas pemberkasan, 90 petugas pemindaian, dan 23 scaner,” terang Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Drs Kartono MPd menjelaskan, persiapan UN 2014 telah dilakukan dengan membentuk kepanitiaan sesuai Standar Operasioan Procedur (SOP). Dalam APBD Privinsi Jawa Tengah juga telah dialokasikan dana Rp11,305.861.000 kepada 35 pemerintah kabupaten/kota serta belanja langsung sebesar Rp5 miliar.

“Pendataan terus dilakukan Dinas Provinsi Jawa Tengah dengan bio system atas supervisi Kementerian. Data sementara, Ujian Nasional 2014 akan diikuti 831.509 siswa. Yang tidak kalah penting, sosialisasi kepada sekolah di 35 kabupaten/kota,” katanya.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah mendata, setidaknya 534 sekolah yang terpapar bencana dan memerlukan penanganan khusus. Bahkan, salah satu SMK tidak dapat menyelamatkan berbagai properti yang dimilikinya.

Ketua Komisi X DPR Ir Agus Hermanto mengungkapkan, kunjungan kerja Komisi X DPR dilakukan untuk menyerap aspirasi mengenai kesiapan dan kendala pelaksanaan Ujian Nasional 2014.  “Oleh karena itu, kami berharap Dinas Pendidikan, perguruan tinggi, dan para akademisi untuk menyampaikan gagasannya,” kata Agus. Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih berlangsung.

Thursday, April 11, 2013

Tips Mengerjakan Ujian Nasional 2013

Ujian Nasional 2013 untuk tingkat SMA/SMK/MA yang pelaksanaannya pada tanggal 15 April 2013  tinggal menghitung hari. Segala daya upaya telah dilakukan, mulai dari melakukan try out UN, bedah SKL, sampai ke drill soal-soal UN tahun lalu. Bekal, tips dan trik untuk mengerjakan soal UN 2013 sudah cukup banyak diberikan di kelas oleh Bapak/Ibu guru.
Terkait dengan pelaksanaan UN 2013 yang modelnya berbeda dengan UN tahun lalu; mulai dari jumlah paket soal yang semakin banyak dan berbeda-beda untuk tiap anak sampai ke tata cara pengerjaannya, maka berikut ini akan saya berikan tips-tips agar membantu kesuksesan dalam menghadapi UN 2013.
Antara naskah soal dan lembar jawaban ujian nasional (LJUN) merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Jika siswa mengerjakan naskah soal UN dengan LJUN yang bukan pasangannya, maka akan menjadi masalah besar bagi siswa tersebut, dan kemungkinan nilainya akan rendah. Oleh karena itu, para peserta UN harus benar-benar memperhatikan naskah soal dan LJUN adalah pasangannya dan jangan sampai tertukar.

soal UN 2013

Hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh Pengawas Ujian Nasional:

  1. Mewajibkan peserta untuk menuliskan nama dan nomor ujian pada kolom yang tersedia di halaman 1 (satu) naskah soal dan LJUN sebelum dipisahkan.
  2. Mewajibkan peserta ujian untuk memisahkan LJUN dengan naskah.
  3. Mewajibkan peserta ujian untuk melengkapi isian pada LJUN secara benar.
  4. Memastikan peserta UN telah mengisi identitas dengan benar sesuai dengan kartu peserta.

Hal-hal yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh Peserta Ujian Nasional:

  1. Memastikan bahwa LJUN dan naskah dalam keadaan bersatu, dan minta diganti jika sudah terlepas.
  2. Memeriksa naskah soal halaman per halaman dan pastikan tidak ada yang rusak.
  3. Membubuhkan identitas secara bersamaan pada naskah soal dan sekaligus pada LJUN.
  4. Memisahkan (merobek) LJUN dari naskah soal.
  5. Mulai mengerjakan soal Ujian.
Demikianlah beberapa tips dan petunjuk untuk menghadapi soal UN 2013.
Semoga pelaksanaan UN 2013 kali ini berjalan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Terakhir, untuk para peserta Ujian Nasional 2013, jangan lupa untuk berdoa dan meminta doa restu orang tua serta junjung tinggi kejujuran.

Thursday, March 28, 2013

Siswa SMA Surabaya Siap Jujur Saat UN

JAKARTA - Tahun lalu, pelaksanaan ujian nasional (UN) santer dengan isu bocoran kunci jawaban dan tindak kecurangan lainnya. Padahal, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengambil berbagai langkah antisipasi kecurangan UN.

Tahun ini, salah satu langkah antisipatif Kemendikbud menjelang UN adalah dengan menerapkan hingga 30 paket soal. Cara ini ditempuh untuk menangkis kecurangan dan kemungkinan siswa mencontek saat pelaksanaan ujian.


Meski demikian, siswa-siswa SMA/SMK/MA di Surabaya ini tidak ambil pusing. Mereka berikrar untuk jujur mengerjakan soal-soal UN. Kesiapan hati para pelajar Kota Pahlawan itu diwujudkan dalam pernyataan "Anti Nyontek" dengan membubuhkan tanda tangan di atas kain berukuran 1x5 m. Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya dan melibatkan 200 siswa kelas XII.

Dikutip dari keterangan tertulis UM Surabaya kepada Okezone, Selasa (26/3/2013), salah satu siswa peserta, Fifi Yahya dari SMA Hidayatul Ummah, mengaku, acara ini sangat baik karena dapat memotivasi siswa-siswi yang akan mengadapi UN.

"Acara ini mengajari kami untuk menghadapi UN tanpa harus mencontek," ujar Fifi.

Aksi pernyataan "Anti Nyontek" itu diikuti dengan Seminar  Motivasi Sukses Ujian Nasional 2013. Seminar yang dihelat oleh Partnership and Enrollment Center (PEC) UM Surabaya itu menghadirkan pembicara Drs. Bagus Sanjoto,M.Si., dan Sandha Soemantri, S.Pd. Panitia berharap, dengan mengikuti kegiatan tersebut, para peserta UN 2013 akan percaya diri dan tidak mencontek saat ujian.(rfa)